Alokasi Dana PNPM Mandiri Pedesaan Sebesar Rp 54,5 miliar Tahun 2011
Posting : 07 September 2011      Pengunjung : 3049

Denpasar, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali Putu Astawa mengungkapkan dana alokasi untuk pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Provinsi Bali pada 2011 sebesar Rp54,5 miliar.

"Sumber dana program ini berasal dari gabungan APBN dan APBD kabupaten serta provinsi," kata Putu Astawa, di Denpasar, Sabtu (3/9/2011).
Ia mengatakan, Provinsi Bali mengalokasikan Rp4,6 miliar, total delapan kabupaten di Bali sebesar Rp23,5 miliar serta dana APBN senilai Rp26,4 miliar.

"Jumlah alokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan 2010 yang besarnya mencapai Rp80 miliar," ujarnya.

Terjadi penurunan, kata Astawa karena program tersebut sifatnya memberikan pendampingan kepada masyarakat miskin agar lebih berdaya ke luar dari kemiskinannya.

"Secara bertahap, dana stimulan memang sengaja dikurangi, apalagi Bali telah tiga tahun berturut-turut mendapatkan dana program PNPM. Diharapkan dengan cara seperti itu masyarakat menjadi mandiri," ucapnya.

Astawa menambahkan, di 2011, PNPM Mandiri Perdesaan menyasar 46 kecamatan yang ada di Bali, tersebar di 584 desa. Direncanakan program serupa akan terus berlanjut hingga 2014.

"Dari tinjauan kami di lapangan, masyarakat desa menilai PNPM sebagai program sangat bagus dan mereka mengharapkan program tidak dihentikan," ucapnya.
Alasannya, kata Astawa, karena mereka dapat merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pembangunan yang memang benar-benar dibutuhkan di desanya sendiri.

"Istilahnya, apa yang dikerjakan bersifat dari, oleh dan untuk mereka. Termasuk juga menjadi sebuah program padat karya karena masyarakat desa sendiri yang langsung melaksanakan," ujarnya.

Astawa mengatakan, dana PNPM Mandiri Perdesaan secara garis besar digunakan sebagai pembiayaan pembangunan sarana dan prasarana di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Ia mencontohkan, di bidang pendidikan dana tersebut dapat dipakai mendirikan tempat pendidikan anak usia dini dan memberikan insentif pada guru. Sedangkan di sisi ekonomi bisa pula digunakan mendanai pasar desa.

"Dengan berbagai program penanggulangan kemiskinan bukan berarti masyarakat Bali harus manja, tetapi harus terus bersemangat dan tidak boleh memilih-milih pekerjaan," katanya.

Berdasarkan data terakhir BPS pada 2011 di Bali terdapat 166.230 jiwa penduduk miskin. (ANT/IC)

Sumber : http://buletininfo.com/?menu=news&id=12802

Berita Terkait


  • Kabupaten Pinrang Gelar Hasil Karya PNPM Mandiri Perdesaan [...]
  • Mengurai Sampah Menjadi Pendapatan Keluarga [...]
  • Bila Usaha Berkembang, Hatipun Ikut Senang [...]
  • UPK Kepri Belajar Dari Sisa Pengembalian Dana BLM [...]
  • Desa Terima 550 Juta Mulai Tahun 2015 [...]

home gallery profile portfolio gallery home
TNP2K KEMENKOKESRA BAPPENAS KEMENKEU KEMENDAGRI WORLD BANK






Konsultan Manajemen Nasional Komp. Bungur Indah No.1, Jl. Bungur, Kemang Utara Jakarta 12730
Copyright 2012 pnpm-pedesaan.or.id. All rights reserved.