Targetnya, Kemiskinan Berkurang
Posting : 16 March 2011      Pengunjung : 1696

Upaya dari pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan yakni dengan PNPM Mandiri Perdesaan membaginya menjadi tiga klaster, yaitu klaster I adalah bantuan perlindungan sosial,  klaster II mengenai pemberdayaan masyarakat, dan klaster III untuk penguatan usaha permodalan.

Demikian disampaikan Kepala BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Drs Masderiansyah saat menjelaskan kepada seluruh peserta Desiminasi PNPM-Mandiri Perdesaan se-Kabupaten Batola Tahun 2011 di Aula Selidah, belum lama tadi di Marabahan.

"Untuk PNPM-Mandiri Perdesaan sasarannya berada pada klaster II, yakni pemberdayaan masyarakat yang memiliki potensi untuk bisa didorong berkembang dan mandiri, dilanjutkan dengan klaster III pemberdayaan program ekonomi berupa penguatan usaha, seperti bantuan permodalan. Targetnya, tahun 2015 diharapkan separuh masyarakat berhenti miskin,” ujarnya.

Sebanyak 5,21 persen dari jumlah penduduk Kalsel masih berada pada garis kemiskinan, diharapkan dengan program penanggulangan kemiskinan tahun 2015 berkurang separuhnya dari penduduk Kalsel.” Ya paling tidak angka kemiskinan akan terus turun,” ujarnya.

Alokasi dana PNPM-Mandiri Perdesaan pada tahun 2011 di Kabupaten Batola sebesar Rp 24 miliar berasal dari dana pusat sebesar 80 persen dan dana sharing kabupaten 20 persen.

“Dana nantinya akan diterima masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan sistem open menu, berupa infrastruktur, pendidikan, kesehatan, simpan pinjam, serta pelatihan, yang sifatnya fisik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batola H Sukardhi mengatakan, penanggulangan kemiskinan melalui program PNPM membutuhkan peran serta semua pihak. Ia melihat pelaksanaan PNPM selama ini dirasa masih belum optimal dan terkesan mulai luntur, maka dari itu diperlukan upaya bersama-sama oleh semua pihak  untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat dalam program penanggulangan kemiskinan.

"Pelaksanaan saya harapkan dapat dilaksanakan dengan benar dan sesuai dengan yang diharapkan, karena nantinya juga akan diaudit. Jangan hanya bisa menerima, tetapi ketika diaudit justru lari, karena perencanaan kegiatan disusun oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” kata Sukardhi.

Program unggulan Nasional PNPM-Mandiri Perdesaan di Kabupaten Batola, jelas Sukardhi, di mulai sejak tahun 2007, yang bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan melalui program pemberdayaan masyarakat, diharapkan cakupan pembangunan dapat diperluas.

Sumber : www.radarbanjarmasin.co.id

Berita Terkait


  • Gadis Binatu dari Desa Cot Sayun [...]
  • Abon Ikan Tuna “Wanita Mandiri” Tembus Swalayan [...]
  • Listrik Desa Mengalir Dana pun Bergulir [...]
  • SPP Tersalur, Kelompok Perempuanpun Ikut Makmur [...]
  • Larisnya Dagangan Mak Een [...]

home gallery profile portfolio gallery home
TNP2K KEMENKOKESRA BAPPENAS KEMENKEU KEMENDAGRI WORLD BANK






Konsultan Manajemen Nasional Komp. Bungur Indah No.1, Jl. Bungur, Kemang Utara Jakarta 12730
Copyright 2012 © pnpm-pedesaan.or.id. All rights reserved.