Mediator PNPM Mandiri Perdesaan Dilatih
Posting : 28 December 2010      Pengunjung : 2333

Sebanyak 29 mediator antara pemerintah dan masyarakat (setrawan) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan se-Aceh Besar, 20-23 Desember 2010 mengikuti pelatihan yang digelar Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) setempat. Acara yang berlangsung di Permata Hati Training Center, Desa Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar itu dibuka Kepala BPM Aceh Besar, Ir H Muzakkir Ismail M Sc, Senin (20/12).

Ketua panitia, Drs Syarbaini MM menyebutkan, peserta pelatihan terdiri dari setrawan kecamatan 23 orang, setrawan kabupaten satu orang, perwakilan Bappeda Aceh Besar dua orang, dan perwakilan BPM Aceh Besar tiga orang. "Narasumbernya adalah Kepala Bappeda Aceh Besar, Kepala BPM Aceh Besar, Kepala BKPP Aceh Besar, Drs Wardana MSi (BPM Aceh), Irham M Amin (Deputi 2 RMC Aceh), dan Zulfahmi dari Faskab Aceh," rinci Syarbaini kepada Serambi, kemarin.

Dikatakan, tujuan pelatihan itu antara lain peserta diharapkan memiliki persepsi dan pemahaman substansi yang relatif sama dalam peningkatan kapasitas di lingkungan pemkab terkait beberapa hal. Di antaranya, sebut Syarbaini, menanamkan pemahaman terkait konsep pemberdayaan masyarakat dan tahapan pelaksanaan kegiatan PNPM, meningkatkan pemahaman substansi petunjuk teknis Perencanaan Pembangunan Gampong (PPG), dan meningkatkan keterampilan peran setrawan dalam pelaksanaan integrasi PNPM.

Sumber : www.serambinews.com

Berita Terkait


  • Gubernur Sulsel Buka Rakor PNPM Perdesaan [...]
  • Catatan Workshop Regional Meeting [...]
  • Lagu [...]
  • Langkah Awal Workshop Penyusunan Modul RBM PNPM Mandiri Perdesaan Tana Toraja [...]
  • N.Dt. Panduko : Akan Terjadi Proses Pembelajaran Melalui Pendekatan Andragogi [...]

home gallery profile portfolio gallery home
TNP2K KEMENKOKESRA BAPPENAS KEMENKEU KEMENDAGRI WORLD BANK






Konsultan Manajemen Nasional Komp. Bungur Indah No.1, Jl. Bungur, Kemang Utara Jakarta 12730
Copyright 2012 pnpm-pedesaan.or.id. All rights reserved.