Tiga Kabupaten di Sulbar Dapat Dana PPIP
Posting : 11 May 2011      Pengunjung : 1422

Mamuju  - Tiga dari lima kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat, mendapat dana untuk Program Peningkatan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) masing-masing sebesar Rp250 juta.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Barat, Burhanuddin, di Mamuju, Sabtu, mengatakan, pada tahun anggaran 2011, sebanyak tiga kabupaten di Sulbar mendapat kucuran dana untuk Program Peningkatan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) yakni Kabupaten Polman, Mamasa dan Majene.

"Alokasi dana PPIP merupakan program kebijakan nasional melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP)," kata dia.

Menurutnya, masing-masing kabupaten ini hanya diberikan dana sebesar Rp250 juta sehingga total dana yang diberikan oleh pusat untuk Sulbar hanya sekitar Rp750 juta.

Ia mengatakan, program ini telah berlangsung lama sejak pemerintah pusat menggulirkan kegiatan PNPM-MP. Kegiatan PPIP selama ini cukup memberikan kontribusi positif bagi peningkatan ekonomi rakyat dalam mewujudkan upaya penanggulangan kemiskinan di daerah.

"Saya rasa program PPIP ini telah memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat yang ada di perdesaan. Minimal, telah membantu masyarakat untuk memperlancar aksesibilitas perekonomian di pedesaan," kata dia.

Menurut dia, fasilitas pemerintah berupa pendampingan masyarakat pada proses pemberdayaan dan pemberian dana bantuan langsung masyarakat (BLM) tersebut diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur.

Setiap desa yang menjadi kawasan sasaran kegiatan PPIP, telah diberikan bantuan Rp250 juta. Ini sudah termasuk dana operasional OMS Rp5 juta untuk melaksanakan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan.

"Dana BLM merupakan stimulan yang dihibahkan pemerintah pusat kepada masyarakat desa sasaran untuk membangun infrastruktur perdesaan," ucap Burhanuddin.

Ia menambahkan, pendekatan pemberdayaan masyarakat dapat mendorong kemandirian dalam mengatasi kemiskinan di perdesaan. Peningkatan peran "stakeholder" akan mendorong keberlanjutan hasil pelaksanaan program sehingga sasaran dari program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

"Program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah semuanya bermuara untuk rakyat. Jika program pembangunan yang kita lakukan telah dirasakan oleh rakyat maka kegiatan yang kita lakukan telah berhasil," terangnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah pusat diharapkan tetap konsisten menjalankan program ini karena manfaatnya sangat dahsyat untuk menekan angka kemiskinan di daerah dan bila perlu alokasi dananya ditingkatkan.

Sumber : http://www.antara-sulawesiselatan.com/

Berita Terkait


  • Jambi Masih Memerlukan Pembangunan Sarana Prasarana [...]
  • Dusun Penghijauan, Sebuah Pulau di Tengah Pulau [...]
  • Pemeliharaan Proyek Pembangunan PNPM Mandiri Perdesaan Di Wilayah Ekstrem [...]
  • Kartini-kartini dari Sudut Sadu [...]
  • Impian Menjadi Nyata Saat Listrik Menyala [...]

home gallery profile portfolio gallery home
TNP2K KEMENKOKESRA BAPPENAS KEMENKEU KEMENDAGRI WORLD BANK






Konsultan Manajemen Nasional Komp. Bungur Indah No.1, Jl. Bungur, Kemang Utara Jakarta 12730
Copyright 2012 pnpm-pedesaan.or.id. All rights reserved.