Evaluasi Implementasi & Integrasi: Fokus Rapimnas
Posting : 07 September 2010      Pengunjung : 2855

Evaluasi implementasi program dan integrasi menjadi fokus utama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PNPM Mandiri Perdesaan kali ini.

PNPM Mandiri Perdesaan kembali menggelar Rapimnas pada Rabu-Sabtu (25-28/8 2010) di Jakarta. Rapimnas dihadiri oleh seluruh Koordinator Provinsi, konsultan Management Information System (MIS), Team LeaderKonsultan Manajemen Regional (RMC), perwakilan dari Konsultan Pengembangan Pelatihan (TDC) dan Konsultan Manajemen Nasional (NMC), serta Satuan Kerja (Satker) Nasional PNPM Mandiri Perdesaan, Ditjen PMD/ Kemdagri.

Fokus Rapimnas adalah evaluasi implementasi program hingga saat ini dan persiapan integrasi program 2011. "Selain mengevaluasi, kita ingin mengtahui secara langsung apa masalah dan hambatan di lapangan dan bersama-sama mencari solusi," ujar Bito Wikantosa dari Satker Nasional PNPM Mandiri Perdesaan, Ditjen PMD/ Kemdagri, saat rapat persiapan di kantor NMC PNPM Perdesaan di Jakarta.

Evaluasi yang akan dilakukan meliputi evaluasi terhadap rekrutmen, pelatihan pratugas dan pengelolaan fasilitator. Juga evaluasi terhadap pelaksanaan PNPM mandiri Perdesaan dengan dana TA 2009, evaluasi pelaksanaan optimalisasi tahapan kegiatan, pelaksanaan Penanganan Pengaduan dan Masalah (PPM). Selain itu juga akan dilakukan evaluasi terhadap pencairan dan penyaluran dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dan Dana Operasional Kegiatan (DOK).

Selanjutnya, papar Bito, dalam rapimnas juga akan disampaikan penjelasan dan penegasan atas kebijakan-kebijakan baru. Diantaranya kebijakan mengenai PNPM Krisis, integrasi program, lokasi dan alokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan 2011 dan pilot-pilot proyek. "Khusus untuk integrasi, kita harus memastikan daerah siap melakukannya. Bila tidak, lebih baik phase out saja, tidak usah memaksakan integrasi dulu sampai benar-benar siap," imbuhnya.

Khusus MIS, akan digelar kjelas khusus untuk menyosialisasikan aplikasi program PPM yang telah dibuat dan akan segera diluncurkan, serta pelatihan singkat penggunaannya. Rapimnas akan diakhir dengan membuat Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) berdasarkan dari hasil evaluasi-evaluasi tersebut, serta RKTL nasional yang telah ditetapkan sebelumnya. Semoga berhasil. (im)


Berita Terkait


  • BPM Kabupaten Solok Gelar Workshop Kader PNPM Mandiri Perdesaan [...]
  • 217 SISWA MISKIN TERIMA BEASISWA PNPM MANDIRI PERDESAAN [...]
  • UPK Kecamatan Dlingo Salurkan Bantuan Sosial [...]
  • Satker Belajar Membuat 'Pesan Kunci' Informasi [...]
  • Mongolia Kembali Belajar PNPM Mandiri [...]

home gallery profile portfolio gallery home
TNP2K KEMENKOKESRA BAPPENAS KEMENKEU KEMENDAGRI WORLD BANK






Konsultan Manajemen Nasional Komp. Bungur Indah No.1, Jl. Bungur, Kemang Utara Jakarta 12730
Copyright 2012 pnpm-pedesaan.or.id. All rights reserved.